9 Building Blocks to Develop Your Business

Apakah Anda pernah berencana membuka bisnis? Membuka bisnis memang memerlukan keberanian, namun membuka bisnis juga memerlukan perhitungan yang matang. Hal ini agar risiko apapun yang muncul dapat di-manage dengan baik. Tidak hanya saat membuka bisnis saja, tetapi saat ingin mengembangkannya pun perlu memperhitungkan risiko yang ada. Anda pun tetap harus berani untuk mengembangkan sebuah bisnis yang sudah rintis. Benyamin Franklin pernah berkata “Tanpa pertumbuhan dan kemajuan yang berkelanjutan, kata-kata seperti peningkatan, pencapaian, dan kesuksesan tidak memiliki arti”, itu artinya Anda harus berusaha untuk mengembangkan bisnis untuk mencapai kesuksesan. Salah satu cara termudah mempersiapkan rencana bisnis adalah membuat building block dengan baik. Building block seperti apa? Alex Osterwalder mengenalkan sebuah cara yaitu 9 Building Blocks dalam bukunya yang berjudul “Business Model Generation“. Pernah dengar istilah 9 Building Blocks? 9 Building Blocks atau biasa disebut Business Canvass Model digunakan untuk mengembangkan sebuah bisnis yang sembilan aspek. Penasaran? Mari kita bahas satu persatu.

1. Value Proposition

Anda perlu menentukan produk atau jasa yang ingin ditawarkan dan manfaat dari produk tersebut sehingga pelanggan akan memilih produk dari perusahaan Anda. Anda juga perlu menampilkan kelebihan dan keunggulan produk Anda dibandingkan pesaing.

2. Customer Segment

Anda perlu memutuskan siapa target pelanggan yang ingin ditawarkan yang sesuai dengan nilai dari produk atau jasa Anda. Anda bisa menetapkan target pelanggan satu atau lebih segmen. Penetapan segmen ini akan menentukan komponen block lainnya.

3. Channels

Channels adalah saranan komunikasi Anda dengan pelanggan untuk menyampaikan informasi, distribusi, dan negosiasi sehingga memiliki peranan penting dalam pengalaman bersama pelanggan. Channels memiliki fungsi untuk dapat meningkatkan kesadaran pelanggan terhadap produk atau jasa perusahaan; membantu pelanggan dalam mengevaluasi harga produk Anda; membuat pelanggan membeli produk atau jasa Anda; memberikan informasi harga produk kepada pelanggan; dan sarana komunikasi setelah pembelian dengan pelanggan. Jadi Anda harus menentukan sarana komunikasi yang ingin digunakan dalam proses bisnis karena penentuan channels menjadi salah satu elemen penting keberhasilan sebuah bisnis.

4. Customer Relationships

Customer Relationships adalah jenis hubungan yang terjalin antara Anda dengan pelanggan. Hubungan dengan pelanggan dilakukan untuk menjalin kerja sama yang baik sehingga membangun kepercayaan dan mampu meningkatkan penjualan. Jadi Anda harus menentukan cara atau strategi seperti apa yang bisa digunakan untuk menjalin hubungan dengan pelanggan. Karena jika pelanggan tidak dijaga hubungan baiknya, mereka bisa pergi dan tidak menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

5. Revenue Stream

Pendapatan yang dihasilkan oleh perusahaan dari setiap pelanggan karena pelanggan adalah sumber utama dan jantung dari modal bisnis. Anda harus dapat memprediksi pendapatan yang diperoleh dari pelanggan dan harus dikelola dengan semaksimal mungkin. Pendapatan dilakukan dari harga penjualan, tawar-menawar, pelelangan, kenaikan pasar, dan manajemen penghasilan.

6. Key Activities

Key activities menggambarkan hal penting yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk menjalankan sebuah bisnis. Anda harus memikirkan kegiatan yang berhubungan dengan produktivitas bisnis. Kegiatan juga merupakan tindakan yang paling penting untuk dijalankan agar perusahaan beroperasi dengan sukses dan dapat menghasilkan value proposition.

7. Key Resources

Key resources adalah salah satu asset paling penting bagi Anda untuk membuat model bisnis. Key resources merupakan sumber daya yang harus dimiliki oleh Anda untuk menjalankan dan mewujudkan value proposition. Sumber daya yang dimiliki untuk mengelola bahan baku, penantaan sumber daya manusia, dan penataan proses operasional. Dengan sumber daya ini, dapat membantu berjalannya key activities dan value proposition bisa diberikan kepada pelanggan.

8. Key Partner

Key partner adalah pihak-pihak yang dapat bekerja sama dengan Anda. Anda harus memikirkan dan menentukan pihak yang dapat bekerjasama dengan tujuan mengoptimalkan sumber daya, meningkatkan efektivitas kerja, mengurangi risiko dan ketidakpastian dari pekerjaan. Pihak yang terlibat seperti pegawai dan mitra yang bergabung dalam perusahaan untuk menjalankan fungsinya. Contohnya Anda bisa dengan melakukan outsourcing, joint venture, joint operation, atau aliansi strategis.

9. Cost

Biaya dikeluarkan untuk operasional perusahaan. Biaya merupakan hal paling penting dan krusial bagi perusahaan. Anda harus memperhitungkan dengan rinci biaya-biaya yang diperlukan dan untuk keperluan apa saja. Biaya yang dibuat meliputi biaya produksi, pemasaran, dan pelayanan bisnis. Pengelolaan biaya yang benar dapat meminimalkan risiko kerugian.

Pada poin nomor 1 sampai nomor 5 yaitu value proposition, customer segments, channels, customer relationship, dan revenue merupakan sumber dari pihak eksternal yang berpotensi menghasilkan pendapatan untuk kemajuan perusahaan. Sedangkan poin nomor 6 sampai nomor 9 yaitu key resources, key activities, key partner, dan cost merupakan sumber dari pihak internal yang berpotensi mengeluarkan biaya. Oleh sebab itu, penting untuk Anda melakukan analisa dan perhitungan secara saksama agar perencanaan bisnis Anda dapat berkembang.

Mengetahui apakah bisnis yang dijalankan menguntungkan atau tidak, bisa dengan cara sederhana yaitu memperhitungkan apakah bisnis tersebut akan mendapatkan penghasilan yang besar atau pengeluaran yang besar. Jadi setelah membaca 9 building blocks di atas, Anda juga dapat mencoba dan menggunakannya untuk mengembangkan bisnis Anda. Tindakan adalah langkah nyata pertama yang akan menentukan berjalan atau tidaknya sebuah bisnis. Selamat mencoba.

Artikel ini bermanfaat? Berikan penilaian Anda

Average rating / 5. Vote count:

Share:

Add your comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *