Memahami Business Acumen

Berbicara mengenai business acumen, apa yang Anda ketahui tentang business acumen? Business acumen atau ketajaman bisnis adalah ketajaman dan kecepatan dalam memahami dan menentukan situasi bisnis yang sedang terjadi. Dalam prakteknya, orang yang memiliki business acumen  adalah orang yang memiliki selera dalam berbisnis atau mampu melakukan bisnis dengan tepat. Dengan business acumen, Anda dapat memiliki manfaat seperti memperoleh informasi penting tentang situasi, mampu fokus pada tujuan utama, memiliki pilihan relevan yang tersedia untuk solusi bisnis, dapat memilih tindakan yang tepat, dan mampu memulai rencana implementasi dalam melakukan pekerjaan yang dilakukan. Selain itu, ketika Anda menghadapi perubahan, maka Anda dapat beradaptasi dengan cepat terhadap keadaan yang tidak terduga, dapat membuat penyesuaian seperlunya, dan mampu menjaga aktivitas bisnis tetap berjalan.

Lantas, bagaimana Anda bisa memiliki business acumen? Orang dengan business acumen yang kuat biasa menggunakan kerangka kerja baik secara eksplisit atau implisit yang dibuat dengan lengkap dan rinci untuk dapat melihat gambaran secara besar. Kerangka kerja ini biasa disebut dengan business model, yang berisikan tujuan, strategi kompetitif yang diperlukan untuk menjadi sukses; pihak yang terlibat; kegiatan yang dilakukan untuk memproduksi dan menjual produk atau jasa; dan proses bisnis yang mendukung untuk menangani masalah yang kompleks.

Apakah Anda ingin mengembangkan business acumen Anda? Ketika Anda ingin mengembangkan business acumen, maka Anda harus fokus pada peningkatan analitis, pemikiran logis, dan tetap disiplin dalam menghadapi pekerjaan. Business acumen pun membutuhkan proses berpikir yang terfokus pada faktor penting, apresiasi terhadap konsekuensi dari tindakan yang dilakukan, aktivitas monitoring, dan penyesuaian terhadap rencana bisnis. Hal ini karena business acumen merupakan hal yang perlu dipelajari dari pengalaman dan pendidikan atau pelatihan secara formal, bukan faktor bawaan atau keturunan. Tentu business acumen akan membantu Anda untuk memajukan karir dimasa depan, baik Anda seorang pengusaha, CEO, manajer, atau wirausahawan.

Yang perlu Anda ketahui lagi bahwa ketika memiliki business acumen maka Anda dapat melihat koneksi di tempat kerja, cara kontribusi yang berbeda dan saling mempengaruhi tiap elemen yang ada. Anda juga dapat memahami berbagai tindakan yang berbeda-beda dan dapat membantu  Anda dalam membuat keputusan secara logis. Nah contoh orang yang memiliki business acumen adalah Steve Jobs.  Ia merupakan salah satu pendiri perusahaan teknologi bernama Apple. Saat peluncuran produk baru, Ia dikabarkan bahwa teknologi fungsi yang mendasari iPad tidak existed dan banyak yang meragukan keberhasilan perangkat tersebut. Ternyata, sebagian besar fungsi yang disediakan oleh iPad itu tersedia untuk konsumen melalui perangkat lain. Namun, Steve Jobs berhasil menciptakan kombinasi yang unik dari fungsi, kenyamanan dalam penggunaan, dan aksesibilitas iPad yang menawarkan nilai menarik kepada pelanggan, pemasok (pencipta aplikasi), dan investor. Hal yang dilakukan oleh Steve Jobs adalah melihat pandangan ke depan dan menciptakan wawasan yang kreatif serta penggabungan kepentingan stakeholder. Yang dilakukan oleh Steve Jobs tersebut merupakan intisari dari business acumen.

Itulah yang bisa Anda pelajari mengenai business acumen. Jadi, kita bisa sadari bersama bahwa business acumen adalah hal yang penting dan perlu dimiliki oleh setiap orang yang ingin berbisnis. Dengan memiliki business acumen Anda dapat memikirkan bisnis secara mendalam dan mampu memahami serta mengambil keputusan dari setiap masalah yang terjadi. Sukses selalu.

Artikel ini bermanfaat? Berikan penilaian Anda

Average rating / 5. Vote count:

Share:

Add your comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *