6 Penyebab Stres dalam Penjualan

Setiap orang dapat mengalami stres dalam hidupnya, seperti masalah keuangan, kehidupan, bahkan pekerjaan. Dampak dan masalah yang memicu stress pun berbeda-beda tiap orang. Kini, kita bahas mengenai stres pada pekerjaan. Berdasarkan kumpulan data survei dari The National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) tahun 2013 bahwa (1) data Northwestern National Life – 40% karyawan mengatakan pekerjaan mereka “sangat menegangkan”, (2) data Families and Work Institute – 26% karyawan melaporkan bahwa mereka “sering sekali mengalami kelelahan atau tertekan oleh pekerjaan”, dan (3) data Yale University – 29% karyawan mengatakan mereka merasa “sangat stress di tempat kerja”. Dari tiga data tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa pekerjaan memberikan kontribusi dalam memicu stress pada karyawan.

Apa dampak stress dalam pekerjaan yang bisa Anda alami? Stres dalam pekerjaan yang bersifat negatif seringkali membuat kita sulit berpikir dengan jernih bahkan perasaan emosional menjadi tidak stabil. Mengalami stres dalam pekerjaan juga bisa membuat kinerja Anda menurun dan mengalami kegagalan khususnya bila Anda seorang sales. Anda akan kesulitan untuk fokus dalam mencapai target penjualan, sehingga Anda perlu memperbaiki dan mengetahui penyebab dari munculnya stres tersebut. Karena saat Anda bisa mengetahui penyebab maka Anda bisa mencoba untuk mengurangi bahkan menghindari penyebab tersebut. Yang harus Anda ingat bahwa penyebab stres bisa dari faktor individual atau faktor situasional. Jadi, tentu Anda penasarankan apa saja penyebab dari munculnya stress. Ada enam penyebab munculnya stress dalam pekerjaan khususnya penjualan. Mari kita bahas satu persatu.

Kelebihan Beban Kerja

Tuntutan pekerjaan yang berlebihan dapat menyebabkan stres dan terutama mengarahkan pada stres emosional. Anda pun bisa mudah marah atau bahkan mengeluh karena kelelahan. Bekerja secara ekstrem dengan tanpa istirahat yang tepat dan ditambah tuntutan yang semakin banyak akan membuat Anda semakin tertekan dan memicu stres. Tidak hanya stres tetapi juga membahayakan kesehatan diri Anda. Jadi, mulai sekarang Anda tentu harus mulai mengatur waktu dan beban kerja Anda.

Konflik Peran

Penyebab kedua munculnya stres adalah konflik peran. Saat memutuskan bekerja dibidang penjualan, Anda tentu sudah memahami tugas dan peran yang harus dikerjakan. Namun, konflik peran muncul dan menjadi sumber penyebab stres saat Anda merasa ada ketidakpastian dan perbedaan dari harapan pertama Anda. Anda merasa terlalu banyak yang harus dikerjakan dan terlalu banyak tuntutan.

Tanggungjawab Pada Orang Lain

Pekerjaan dibidang sales akan berurusan dengan orang lain seperti pelanggan. Anda harus bertanggungjawab terhadap kepuasan dan kesejahteraan pelanggan. Saat Anda mengalami kesulitan untuk memenuhi tanggungjawab tersebut maka Anda akan mulai menyalahkan diri sendiri dan merasa tertekan sehinggan memunculkan stres. Dengan Anda bisa menjalankan tanggungjawab dengan baik maka Anda bisa menyenangkan pelanggan dan menghindari stres.

Kepuasan Kerja

Penyebab keempat munculnya stres dalam penjualan adalah karena kepuasan kerja. Karyawan yang tidak memiliki kepuasan dalam menjalani pekerjaan akan mudah bosan dan tidak punya motivasi dalam meningkatkan kinerja. Karena karyawan merasa pekerjaan yang dilakukan tidak mengalami peningkatan dan hanya stuck pada posisi tertentu. Kepuasan kerja dapat dilihat dari kesempatan untuk bertumbuh, kemajuan dalam kinerja, peluang promosi atau penghargaan yang diterima oleh seorang karyawan.

Keamanan Pekerjaan

Kepedulian terhadap keamaan pekerjaan merupakan penyebab stres yang dialami oleh seorang sales. Dapat terjadi saat pekerjaan tidak terjamin dan memiliki kemungkinan kehilangan pekerjaan akibat yang dirasakan oleh pelanggan. Keamanan pekerjaan juga dapat dilihat dari kondisi lingkungan yang tidak menyenangkan atau berbahaya seperti kesesakan, kebisingan, polusi udara, atau kondisi tempat yang tidak nyaman.

Jadwal Padat

Penyebab terakhir munculnya stres dalam penjualan adalah karena jadwal yang padat. Stres bisa muncul saat Anda memiliki banyak agenda dan janji bertemu dengan orang lain tetapi tidak dapat memenuhinya. Anda perlu mengatur kembali jadwal pertemuan dengan baik sehingga semua janji dapat dipenuhi dan Anda pun memiliki waktu untuk istirahat.

Itulah enam penyebab dari munculnya stres dalam pekerjaan khususnya dibidang penjualan. Kini Anda sudah mengetahui penyebab stress, maka Anda bisa memulai untuk menghindari stres tersebut. Minimal Anda mencoba untuk mengurangi penyebab stres dari dalam diri Anda sendiri. Selamat mencoba.

Artikel ini bermanfaat? Berikan penilaian Anda

Average rating / 5. Vote count:

Share:

Add your comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *